Selasa, 12 Juni 2012

Coret - coret

Prolog :
Sesuatu yang diceritakan belum tentu bisa ditulis sebaliknya sesuatu yang kita tulis belum tentu bisa di ceritakan, tapi suatu pengalaman bisa ditulis dan diceritakan..... ngutip dari iklan "ini sepenggal kisahku di awal kuliah, lalu apa kisahmu? hehe". 


The Day “uppps TIKAR” part 1

“Muhammad ku Muhammad ku dengarlah seruanku, aku rindu-aku rindu kepadamu Muhamadku ,,, dst” (itu bunyi alarm yang slu mebangunkan pagiku)
Akh masih ngantuk………….. pngen tidur lagi atuhlah!!! ZZzZzzZzZz.
“mba bangun eh, katanya jam 7 udah harus sampe di kampus?” said mamah.
“iah mah L “ jawabku (sambil ngantuk pergi ke kamar mandi).
Aslinya yah ngantuk sumpah, tgl 18 aktivitas banyak banget, pagi-pagi dah ada di kampus langsung ke kosan temen. Semua buat persiapan LKM (Latihan Kepemimpinan Mahasiswa) yang mau dimulai besoknya tgl 19-21 november. Udah tradisi anak baru di ospek sama senior, tujuannya apa sih? Awalnya bertujuan, lama-lama ini menjadi adat yang malah bukan banyak yang kita dapet tapi jarak antara senior dengan junior. Kesannya mereka gila hormat, pengen di hormatin kita. Adalah beberapa LKM yang emang gak ngelenceng. Formasi LKM nya seangkatan 3 kelas di campur-campur dalam pembagian kelompok, aku kebagian kelompok 5, kita persiapin semua kebutuhan kelompok yang harus dipenuhi buat jalannya LKM ,ribet kah? Gak seribet SMA sih utungnya hehe. Baru beres jam 8 malem, pulang bareng ijal temen sekelompok dari kelas B yang kebetulan tinggal daerah Cimahi juga. Alhamdulillah ada temen pulang J. Pas pulang baru bisa  tidur jam 12malem dan  jam 3 subuh harus dah bangun? Gila amat……..
Waduh ribetnya aku hari itu, jam 5 subuh harus udah nongkrong di damri, belum lagi bawa perlengkapan pribadi buat LKM, di tambah bawa TIKAR untuk perwakilan kelompok. Suka mikir, kalo hari ini aku gak bawa tikar mungkin “the Day” gakan pernah terwujud……………… akh udah kita lanjut perjalanan pagiku.
Aku sampai sekitar pukul 6 lewat 15, aku langsung pergi ke kosan sebelum stay di kampus buat nyimpen barang-barang yang rencananya baru sore nya kita ke Lembang. Jadi LKM awal kita di kampus buat dengerin materi dari jurusan.
Setelah semua kelompok ku berkumpul, kita sama-sama pergi ke kampus tepatnya di SC (Student Center). Ternyata anak-anak lain sudah lebih dulu datang, sudah duduk di bangku yang di sediakan panitia. Aku duduk di depan, sengaja biar gak ngantuk dan lagi anak-anak kelas A berkumpul di depan.
(Inilah Saatnya ,,,,)
          “Assalamu’alaikum wr wb” said moderator acara.
Terdengar ucapan salam pembukaan dari moderator acara, lantas aku menoleh dan menjawab salam. Bukan aku saja maksudnya tapi kita semua selaku peserta LKM.
          “Walaikumsalam wr wb”. Jawab peserta.
          “lucu yah moderatornya,,,,, “
terdengar bisik-bisik syaiton eh salah teman2 maksudnya hehe. Lalu setelah membuka acara moderatornya duduk di ganti dengan moderator cwe yang sekarang mencoba memperkenalkan mc yang sebelumnya ngebuka acara. (------------)
Nah loh? Kayanya nama nya gak asing di telinga -_- , oia tau cocok nomer kontak yang disebutin dengan nomer kontak yang ada di HPku, ternyata orang ini yang suka smsin aku hmmm ini toh orangnya? Lucu yahhh haha.
          “by… laper” anggi said.
          “Hooh gie samaaaa, eh giew giew ada senior yang suka smsin feby loh”
          “haaaah serius? Siapa siapa?”
          “feby juga baru tau orangnya sih beberapa kali sms Cuma gak terlalu di ladenin juga da gak kenal atuh”
          “emang siapa? Yang mana? Ada disini?”
          “Moderator barusan yang profilenya baru di bacain hehe” to the point aja singkatnya.
          “wah? Hmmmmmm terus gimana atuh?”
          “gak gimana-gimana sih, da udah gak pernah smsan sekarang mah gie”
          “mohon perhatiannya yah adik-adik semua biar acara ini lancer dan tepat waktu” ucap moderator wanita yang mulai naik darah kali yah karena peserta nya pada ngobrol :D.
Sedikit tau informasi tentang seseorang yang sempet menuhin inbox, tapi udah berlalu udah lama juga udah gak pernah kirim-kirim sms juga. 
          “by lucu gak orangnya?” anggi membangunkan dari lamunan pendek nih.
          “biasa aja sih gak nyesel juga smsnya gak pernah feby balesin hehe”
          “huuuuhhhh dasar”
          “hehehe udah akh ntar lanjut cerita kayanya mau ada pembagian makanan, siap-siap”




         



Rabu, 06 Juni 2012

My Tumblr

Pertemuan pertama tanpa senyuman, pertemuan kedua dengan tatapan, pertemuan ketiga saling membantu,  pertemuan selanjutnya berbocengan dan kemudian berbincang dan ingatnya saat menanyakan alamat rumah hmmmmmmm its wonderfull :D
dan ini kisah yang terbaru, cek cek tinggal klik link yg d bawah :

http://febyelpookath.tumblr.com/post/24544637755/cerita-singkat

Selasa, 29 Mei 2012

“Surat Cinta dari Hatiku Untuk Hatimu”



Duhai hati yang sedang gundah, luangkan sedikit waktumu untuk membaca surat dari hatiku
Surat yang tertulis karena kebosanan nya denganku, yang tak bisa menyampaikan apa yang dia inginkan
Hatiku tahu engkau sedang gundah, gelisah, dan sedih
Bukan karena kepintaranku menebak..Karena sekuat apapun kemampuanku menebak, takkan mampu kutebak isi hatimu…Tapi sorot matamu yang terlalu jelas terbaca oleh hatiku
Maka itu sejenak ajaklah hatimu bicara, apa benar dugaan hatiku?
Sungguh, kalau aku bisa melepaskan hatiku sendiri, ingin rasanya kulepaskan agar dia puas berbicara dan bercengkerama dengan hatimu
tapi aku tak mampu Duhai hati yang kucintai, Aku tak mungkin mengizinkan hatiku pergi seorang diri, karena kutahu pasti dia akan terluka
Maka itu, tertulis lah surat ini untuk hatimu
Duhai engkau, yang memiliki hati tujuanku
Tahukan engkau bahwa setiap hari hatiku menjerit???bukan karena aku menyakitinya
tapi dia menyakiti dirinya sendiri, mengharapkan pertemuan dengan hatimu yang tak kunjung datang
Aku yakin kau juga tak tahu, kalau hatiku selalu bernyanyi sedih saat mendengar hatimu telah dimiliki oleh hati yang lain
Apakah aku harus menyalahkan mu duhai wanita yang kucintai???
Sungguh, bukan itu maksudku!! hatikupun tahu itu…
bahwa kau dan hatimu adalah 2 nyawa
dan engkau selalu mengikuti kemana hatimu menuju
Terkadang hatiku mengira bahwa engkau dan hatimu datang kepadaku dan menyapa lembut hatiku itu
Tapi, mungkin penantiannya kini sudah tak berarti„,
Duhai engkau, sang pemilik hati lembut yang gundah itu
sekarang tak perlu kau risaukan lagi dengan hatiku
tetapkanlah hatimu untuk dia, yang tercinta, yang kan membuat engkau dan hatimu bahagia
dan hatiku??????
Tadi malam hatiku sudah berjanji, akan berusaha pergi dari hatimu, takkan mengetuk pintunya lagi, agar engkau tenang dalam tidur dan jaga mu
Surat ini, hanya sebuah permintaan dari hatiku, yang ingin berpamitan padamu, duhai hati yang kusayangi
Hatiku bilang, dia menyerah mengetuk pintu hatimu, dia akan pergi dari halaman cinta itu, dan mencoba merangkak meneruskan perjalanannya..doakan kepergiannya, duhai hati yang kucintai…
Bila dia sudah jauhhh…jauuuuuuuuuuhhh sekali…maka ingatlah„bahwa dulu sampai sekarang, dia adalah pemujamu, dia adalah hati yang selalu menunggu kehadiranmu dan hatimu
Agar dia bisa tersenyum melanjutkan langkahnya.
-
http://www.gudangpuisi.com/2010/10/surat-cinta-dari-hatiku-untuk-hatimu.html#ixzz1hjx6Qv4n” Via  ka Asep Hasanudin :)

Minggu, 27 Mei 2012

nithaa^^: krisis moneter di indonesia

nithaa^^: krisis moneter di indonesia: I.                    Latar Belakang Moneter adalah instrument yang digunakan pemerintah untuk mengatur jumlah mata uang yang beredar dan m...

Blog Pribadi: TOKOH EKONOMI

Blog Pribadi: TOKOH EKONOMI: TOKOH EKONOMI Tokoh-tokoh ekonomi Indonesia yang memegang peranan penting bagi perkembangan ekonomi diindonesia. Beberapa tokohnya sebagai ...

WONGBANYUMAS: Memahami Sistem Politik Serta Infrastruktur dan Su...

WONGBANYUMAS: Memahami Sistem Politik Serta Infrastruktur dan Su...: Oleh Wongbanyumas Setelah di tulisan sebelumnya kita membahas mengenai infrastruktur politik kali ini penulis akan mengulas tentang Su...

Lembaga Keuangan Internasional

Lembaga Keuangan Internasional

Sabtu, 26 Mei 2012

Adab Pergaulan Laki-laki dan Wanita

Bukan maksud mendikte karna saya pun belum termasuk kategori wanita yang seharusnya seperti ini, tapi sekedar pengingat dan bacaan belaka saja :D



KIta mulai, Sebenarnya tidak ada satu pun agama langit atau agama bumi, kecuali Islam, yang memuliakan wanita, memberikan haknya, dan menyayanginya. Islam memuliakan wanita, memberikan haknya, dan memeliharanya sebagai manusia. Islam memuliakan wanita, memberikan haknya, dan memeliharanya sebagai anak perempuan, istri, ibu dan anggota masyarakat.
Islam memuliakan wanita sebagai manusia yang diberi tugas (taklif) dan tanggung jawab yang utuh seperti halnya laki-laki, yang kelak akan mendapatkan pahala atau siksa sebagai balasannya. Tugas yang mula-mula diberikan Allah kepada manusia bukan khusus untuk laki-laki, tetapi juga untuk perempuan, yakni Adam dan istrinya (surat al-Baqarah: 35)
Aturan Pergaulan
Sebenarnya pertemuan antara laki-laki dengan perempuan tidak haram, melainkan jaiz (boleh). Bahkan, hal itu kadang-kadang dituntut apabila bertujuan untuk kebaikan, seperti dalam urusan ilmu yang bermanfaat, amal saleh, kebajikan, perjuangan, atau lain-lain yang memerlukan banyak tenaga, baik dari laki-laki maupun perempuan.
Namun, kebolehan itu tidak berarti bahwa batas-batas diantara keduanya menjadi lebur dan ikatan-ikatan syar`iyah yang baku dilupakan. Kita tidak perlu menganggap diri kita sebagai malaikat yang suci yang dikhawatirkan melakukan pelanggaran, dan kita pun tidak perlu memindahkan budaya Barat kepada kita. Yang harus kita lakukan ialah bekerja sama dalam kebaikan serta tolong-menolong dalam kebajikan dan takwa, dalam batas-batas hukum yang telah ditetapkan oleh Islam. Batas-batas hukum tersebut antara lain:�
1. Menahan pandangan dari kedua belah pihak.
Artinya, tidak boleh melihat aurat, tidak boleh memandang dengan syahwat, tidak berlama-lama memandang tanpa ada keperluan. Allah berfirman:
`Katakanlah ke pada orang laki-laki yang beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.` Katakanlah kepada wanita yang beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya…`(an-Nur: 30-31)
2. Pihak wanita harus mengenakan pakaian yang sopan yang dituntunkan syara`
. Yaitu pakaian yang menutup seluruh tubuh selain muka dan telapak tangan. Jangan yang tipis dan jangan dengan potongan yang menampakkan bentuk tubuh. Allah berfirman:
`… dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa tampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya …` (an-Nur: 31 )
Diriwayatkan dari beberapa sahabat bahwa perhiasan yang biasa tampak ialah muka dan tangan.
Allah berfirman mengenai sebab diperintahkan-Nya berlaku sopan:
`… Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu …` (al-Ahzab: 59)
Dengan pakaian tersebut, dapat dibedakan antara wanita yang baik-baik dengan wanita nakal. Terhadap wanita yang baik-baik, tidak ada laki-laki yang suka mengganggunya, sebab pakaian dan kesopanannya mengharuskan setiap orang yang melihatnya untuk menghormatinya.
3.Mematuhi adab-adab wanita muslimah dalam segala hal, terutama dalam pergaulannya dengan laki-laki:
a. Dalam perkataan, harus menghindari perkataan yang merayu dan membangkitkan rangsangan. Allah berfirman:
`… Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik.` (al-Ahzab: 32)�
b.Dalam berjalan, jangan memancing pandangan orang. Firman Allah
`… Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan…` (an-Nur: 31)
Hendaklah mencontoh wanita yang diidentifikasikan oleh Allah dengan firman-Nya:
`Kemudian datanglah kepada Musa salah seorang dari kedua wanita itu berjalan kemalu-maluan …` (al-Qashash: 25)�
c. Dalam gerak, jangan berjingkrak atau berlenggak-lenggok, seperti yang disebut dalam hadits:
`(Yaitu) wanita-wanita yang menyimpang dari ketaatan dan menjadikan hati laki-laki cenderung kepada kerusakan (kemaksiatan).(HR Ahmad dan Muslim)
Jangan sampai ber-tabarruj (menampakkan aurat) sebagaimana yang dilakukan wanita-wanita jahiliah tempo dulu atau pun jahiliah modern.
4. Menjauhkan diri dari bau-bauan yang harum dan warna-warna perhiasan yang seharusnya dipakai di rumah, bukan di jalan dan di dalam pertemuan-pertemuan dengan kaum laki-laki.
5. Jangan berduaan (laki-laki dengan perempuan) tanpa disertai mahram.
Banyak hadits sahih yang melarang hal ini seraya mengatakan, `Karena yang ketiga adalah setan.`
Jangan berduaan sekalipun dengan kerabat suami atau istri. Sehubungan dengan ini, terdapat hadits yang berbunyi:
`Jangan kamu masuk ke tempat wanita.` Mereka (sahabat) bertanya, `Bagaimana dengan ipar wanita.` Beliau menjawab, `Ipar wanita itu membahayakan.` (HR Bukhari)
Maksudnya, berduaan dengan kerabat suami atau istri dapat menyebabkan kebinasaan, karena bisa jadi mereka duduk berlama-lama hingga menimbulkan fitnah.
Pertemuan itu sebatas keperluan yang dikehendaki untuk bekerja sama, tidak berlebih-lebihan yang dapat mengeluarkan wanita dari naluri kewanitaannya, menimbulkan fitnah, atau melalaikannya dari kewajiban sucinya mengurus rumah tangga dan mendidik anak-anak.
Menutup Aurat
Kita tahu bahwa semua bagian tubuh yang tidak boleh dinampakkan, adalah aurat. Oleh karena itu dia harus menutupinya dan haram dibuka. Aurat perempuan dalam hubungannya dengan laki-laki lain atau perempuan yang tidak seagama, yaitu seluruh badannya, kecuali muka dan dua tapak tangan. Demikian menurut pendapat yang lebih kuat.
Karena dibolehkannya membuka kedua anggota tersebut –seperti kata ar-Razi– adalah karena ada suatu kepentingan untuk bekerja, mengambil dan memberi. Oleh karena itu orang perempuan diperintah untuk menutupi anggota yang tidak harus dibuka dan diberi rukhsah untuk membuka anggota yang biasa terbuka dan mengharuskan dibuka, justru syariat Islam adalah suatu syariat yang toleran. Ar-Razi selanjutnya berkata: `Oleh karena membuka muka dan kedua tapak tangan itu hampir suatu keharusan, maka tidak salah kalau para ulama juga bersepakat, bahwa kedua anggota tersebut bukan aurat.`
Kholwah
Kholwah adalah bersendirian dengan seorang perempuan lain (ajnabiyah). Yang dimaksud perempuan lain, yaitu: bukan isteri, bukan salah satu kerabat yang haram dikawin untuk selama-lamanya, seperti ibu, saudara, bibi dan sebagainya.
Ini bukan berarti menghilangkan kepercayaan kedua belah pihak atau salah satunya, tetapi demi menjaga kedua insan tersebut dari perasaan-perasaan yang tidak baik yang biasa bergelora dalam hati ketika bertemunya dua jenis itu, tanpa ada orang ketiganya. Dalam hal ini Rasulullah bersabda sebagai berikut :
`Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali-kali dia bersendirian dengan seorang perempuan yang tidak bersama mahramnya, karena yang ketiganya ialah syaitan.` (Riwayat Ahmad)
`Jangan sekali-kali salah seorang di antara kamu menyendiri dengan seorang perempuan, kecuali bersama mahramnya.`
Melihat Jenis Lain dengan Bersyahwat
Di antara sesuatu yang diharamkan Islam dalam hubungannya dengan masalah gharizah, yaitu pandangan seorang laki-laki kepada perempuan dan seorang, perempuan memandang laki-laki. Mata adalah kuncinya hati, dan pandangan adalah jalan yang membawa fitnah dan sampai kepada perbuatan zina.
`Katakanlah kepada orang-orang mu`min laki-laki: hendaklah mereka itu menundukkan sebagian pandangannya dan menjaga kemaluannya (an-Nur: 30-31)
Menundukkan Pandangan
Yang dimaksud menundukkan pandangan itu bukan berarti memejamkan mata dan menundukkan kepala ke tanah. Bukan ini yang dimaksud dan ini satu hal yang tidak mungkin. Hal ini sama dengan menundukkan suara seperti yang disebutkan dalam al-Quran dan tundukkanlah sebagian suaramu (Luqman 19). Di sini tidak berarti kita harus membungkam mulut sehingga tidak berbicara.
Tetapi apa yang dimaksud menundukkan pandangan, yaitu: menjaga pandangan, tidak dilepaskan begitu saja tanpa kendali sehingga dapat menelan perempuan-perempuan atau laki-laki yang beraksi.
Pandangan yang terpelihara, apabila memandang kepada jenis lain tidak mengamat-amati kecantikannya dan tidak lama menoleh kepadanya serta tidak melekatkan pandangannya kepada yang dilihatnya itu.
Oleh karena itu pesan Rasulullah kepada Sayyidina Ali :
`Hai Ali! Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pada pandangan pertama, adapun yang berikutnya tidak boleh.` (Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tarmizi)
Rasulullah s.a.w. menganggap pandangan liar dan menjurus kepada lain jenis, sebagai suatu perbuatan zina mata. Sabda beliau : `Dua mata itu bisa berzina, dan zinanya ialah melihat.` (Riwayat Bukhari)
Tabarruj
Tabarruj ini mempunyai bentuk dan corak yang bermacam-macam yang sudah dikenal oleh orang-orang banyak sejak zaman dahulu sampai sekarang. Ahli-ahli tafsir dalam menafsirkan ayat yang mengatakan :
`Dan tinggallah kamu (hai isteri-isteri Nabi) di rumah-rumah kamu dan jangan kamu menampak-nampakkan perhiasanmu seperti orang jahiliah dahulu.` (Ahzab: 33)
sebagai berikut: -
Mujahid berkata: Perempuan ke luar dan berjalan di hadapan laki-laki.�
Qatadah berkata: Perempuan yang cara berjalannya dibikin-bikin dan menunjuk-nunjukkan.
Muqatil berkata: Yang dimaksud tabarruj, yaitu melepas kudung dari kepala dan tidak diikatnya, sehingga kalung, kriul dan lehernya tampak semua.
Cara-cara di atas adalah macam-macam daripada tabarruj di zaman jahiliah dahulu, yaitu: bercampur bebas dengan laki-laki, berjalan dengan melenggang, kudung dan sebagainya tetapi dengan suatu mode yang dapat tampak keelokan tubuh dan perhiasannya.
Jahiliah pada zaman kita sekarang ini ada beberapa bentuk dan macam tabarruj yang kalau diukur dengan tabarruj jahiliah, maka tabarruj jahiliah itu masih dianggap sebagai suatu macam pemeliharaan.

Suara Wanita
Ada pendapat yang mengatakan bahwa suara wanita itu aurat, karenanya tidak boleh wanita berkata-kata kepada laki-laki selain suami atau mahramnya. Sebab, suara wanita dengan tabiatnya yang merdu dapat menimbulkan fitnah dan membangkitkan syahwat. Namun bila ditanyakan dalil yang dapat dijadikan acuan dan sandaran, sebenarnya tidak ada.
Sebaliknya Al-Qur`an juga menceritakan kepada kita percakapan yang terjadi antara Nabi Sulaiman a.s. dengan Ratu Saba, serta percakapan sang Ratu dengan kaumnya yang laki-laki. Begitu pula peraturan (syariat) bagi nabi-nabi sebelum kita menjadi peraturan kita selama peraturan kita tidak menghapuskannya, sebagaimana pendapat yang terpilih.
Yang dilarang bagi wanita ialah melunakkan pembicaraan untuk menarik laki-laki, yang oleh Al-Qur`an diistilahkan dengan al-khudhu bil-qaul (tunduk / lunak / memikat dalam berbicara).

Pria Memandang Wanita dan Sebaliknya
Pandangan pertama (secara tiba-tiba) adalah tidak dapat dihindari sehingga dapat dihukumi sebagai darurat. Adapun pandangan berikutnya (kedua) diperselisihkan hukumnya oleh para ulama.
Yang dilarang dengan tidak ada keraguan lagi ialah melihat dengan menikmati (taladzdzudz) dan bersyahwat, karena ini merupakan pintu bahaya dan penyulut api. Sebab itu, ada ungkapan, `memandang merupakan pengantar perzinaan.` Dan bagus sekali apa yang dikatakan oleh Syauki ihwal memandang yang dilarang ini, yakni: `Memandang (berpandangan) lalu tersenyum, lantas mengucapkan salam, lalu bercakap-cakap, kemudian berjanji, akhirnya bertemu.`
Adapun melihat perhiasan (bagian tubuh) yang tidak biasa tampak, seperti rambut, leher, punggung, betis, lengan (bahu), dan sebagainya, adalah tidak diperbolehkan bagi selain mahram, menurut ijma. Ada dua kaidah yang menjadi acuan masalah ini beserta masalah-masalah yang berhubungan dengannya.
Pertama, bahwa sesuatu yang dilarang itu diperbolehkan ketika darurat atau ketika dalam kondisi membutuhkan, seperti kebutuhan berobat, melahirkan, dan sebagainya, pembuktikan tindak pidana, dan lain-lainnya yang diperlukan dan menjadi keharusan, baik untuk perseorangan maupun masyarakat.
Kedua, bahwa apa yang diperbolehkan itu menjadi terlarang apabila dikhawatirkan terjadinya fitnah, baik kekhawatiran itu terhadap laki-laki maupun perempuan. Dan hal ini apabila terdapat petunjukpetunjuk yang jelas, tidak sekadar perasaan dan khayalan sebagian orang-orang yang takut dan ragu-ragu terhadap setiap orang dan setiap persoalan.
Karena itu, Nabi saw. pernah memalingkan muka anak pamannya yang bernama al-Fadhl bin Abbas, dari melihat wanita Khats`amiyah pada waktu haji, ketika beliau melihat al-Fadhl berlama-lama memandang wanita itu. Dalam suatu riwayat disebutkan bahwa al-Fadhl bertanya kepada Rasulullah saw., `Mengapa engkau palingkan muka anak pamanmu?` Beliau saw. menjawab, `Saya melihat seorang pemuda dan seorang pemudi, maka saya tidak merasa aman akan gangguan setan terhadap mereka.`
Kekhawatiran akan terjadinya fitnah itu kembali kepada hati nurani si muslim, yang wajib mendengar dan menerima fatwa, baik dari hati nuraninya sendiri maupun orang lain. Artinya, fitnah itu tidak dikhawatirkan terjadi jika hati dalam kondisi sehat, tidak dikotori syahwat, tidak dirusak syubhat (kesamaran), dan tidak menjadi sarang pikiran-pikiran yang yimpang.
Diantara hal yang telah disepakati ialah bahwa melihat kepada aurat itu hukumnya haram, baik dengan syahwat maupun tidak, kecuali jika hal itu terjadi secara tiba-tiba, tanpa sengaja, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits sahih dari Jarir bin Abdullah, ia berkata:
`Saya bertanya kepada Nabi saw. Tentang memandang (aurat orang lain) secara tiba-tiba (tidak disengaja). Lalu beliau bersabda, `Palingkanlah pandanganmu.“ (HR Muslim)
Lantas, apakah aurat laki-laki itu? Bagian mana saja yang disebut aurat laki-laki? Kemaluan adalah aurat mughalladhah (besar/berat) yang telah disepakati akan keharaman membukanya di hadapan orang lain dan haram pula melihatnya, kecuali dalam kondisi darurat seperti berobat dan sebagainya. Bahkan kalau aurat ini ditutup dengan pakaian tetapi tipis atau menampakkan bentuknya, maka ia juga terlarang menurut syara`.
Mayoritas fuqaha berpendapat bahwa paha laki-laki termasuk aurat, dan aurat laki-laki ialah antara pusar dengan lutut. Mereka mengemukakan beberapa dalil dengan hadits-hadits yang tidak lepas dari cacat. Sebagian mereka menghasankannya dan sebagian lagi mengesahkannya karena banyak jalannya, walaupun masing-masing hadits itu tidak dapat dijadikan hujjah untuk menetapkan suatu hukum syara`.
Sebagian fuqaha lagi berpendapat bahwa paha laki-laki itu bukan aurat, dengan berdalilkan hadits Anas bahwa Rasulullah saw. pernah membuka pahanya dalam beberapa kesempatan. Pendapat ini didukung oleh Muhammad Ibnu Hazm.
Menurut mazhab Maliki sebagaimana termaktub dalam kitab-kitab mereka bahwa aurat mughalladhah laki-laki ialah qubul (kemaluan) dan dubur saja, dan aurat ini bila dibuka dengan sengaja membatalkan shalat.
Para fuqaha hadits berusaha mengkompromikan antara hadits-hadits yang bertentangan itu sedapat mungkin atau mentarjih (menguatkan salah satunya). Imam Bukhari mengatakan dalam kitab sahihnya `Bab tentang Paha,` diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Jurhud, dan Muhammad bin-Jahsy dari Nabi saw. bahwa paha itu aurat, dan Anas berkata, `Nabi saw. pernah membuka pahanya.` Hadits Anas ini lebih kuat sanadnya, sedangkan hadits Jurhud lebih berhati-hati.

Jumat, 09 Maret 2012

Sebuah scene dalam film LETTERS TO JULIET mungkin ada benarnya, ketika Sophie bercerita kepada Claire tentang hubungannya dengan Victor, di mana mereka sibuk dengan kegiatan masing-masing dan tak keberatan berpisah satu sama lain. Claire kemudian berkata, bahwa seharusnya saat dua orang jatuh cinta, maka mereka selalu ingin dekat dan tak ingin jauh. Di sanalah kemudian Sophie sadar, bahwa ada yang salah dengan hubungannya.

Diam Itu Cinta

http://www.artikelpernikahan.com/2011/05/diam-itu-cinta.html

sumber : majalah hai

Cinta tak harus diungkapkan dengan kata-kata, namun dengan sikap tertentu, bisa jadi cinta lebih dalam dari lautan dan lebih luas dari samudera. Dan inilah yang akan ia lakukan saat ia ingin menunjukkan rasa cintanya kepada Anda...


Dia memang jarang mengucapkan kata-kata cinta, sayang dan rindu kepada Anda, tak seperti pasangan lain yang sebentar-sebentar mengatakan cinta, sebentar-sebentar rindu namun di belakang pasangannya juga ada cinta yang lain. Buat Anda memang terkadang kurang menyenangkan, karena pada umumnya wanita memang suka yang indah-indah, termasuk pujian dan rayuan. Tapi jika selama ini ia memilih diam apakah ini berarti si dia tak mencintai Anda?

Beberapa hal yang ia lakukan di halaman berikut ini akan menjawab pertanyaan apakah ia mencintai Anda?

1. Dia sering curi pandang dan menatap Anda diam-diam
Tak sengaja Anda mendapati si dia sedang memandangi Anda dan mencuri-curi pandang tatkala Anda sedang mematut diri di cermin atau sedang berbicara dengan orang lain. Ia sangat mengagumi Anda, dan ia menyatakan kekagumannya tersebut lewat bening matanya.

Dari situ pula tersirat sebuah ucapan syukur betapa beruntungnya si dia memiliki Anda. Bagi Anda memang hal ini sederhana, tetapi semakin banyak ia memandang kagum pada Anda semakin dalam pula ia mencintai dan bersyukur atas kehadiran diri Anda. Anda sungguh berarti di hatinya.

2. Ia memberikan hadiah yang tak pernah Anda duga
Bagi Anda hadiah romantis adalah bunga, perhiasan atau beberapa hal lain. Namun ia lebih mengerti apa yang Anda butuhkan, bukan sekedar ingin menyenangkan dan meraih perhatian Anda, tetapi dengan tulus tiba-tiba ia menyematkan pena kecil di buku diary Anda.

Ia tahu betul bahwa kegiatan yang Anda sukai adalah menulis, dan bukan hadiah biasa yang ia pilih, namun hadiah yang disertai dengan cinta dan perhatian. Ketelitiannya bahwa Anda memang cinta dunia tulis menulis merupakan bentuk perhatian detailnya kepada Anda. Nah masih merasa Anda tidak diperhatikan?

3. Ia menceritakan segala sesuatu yang muncul di benaknya
Tak banyak pria yang berani jujur dan terbuka pada pasangannya, namun ia dengan santai mengungkapkan segala sesuatu yang ada di benaknya. Sekalipun mungkin hal itu akan membuat Anda menertawakannya, namun ia tak akan kecewa dan bahkan ikut menertawakan dirinya sendiri.

4. Ia selalu mengenakan pemberian Anda
Tak peduli itu hanya sebuah t-shirt sederhana tanpa merk atau sebuah sweater yang Anda rajut sendiri, ia selalu mengenakannya ke mana-mana. Seakan tak ada barang lain yang lebih berarti dari yang ia kenakan sekarang, di matanya pemberian Anda adalah barang yang paling berharga melebihi segala sesuatu yang bisa dibeli dengan uang.

5. Dia selalu berdiri di sisi Anda, ke manapun Anda dan si dia berada
Terkadang ia menggenggam erat tangan Anda, namun sering kali ia berdiri seakan menjaga dan melindungi Anda kalau-kalau ada sesuatu yang akan melukai Anda.

Adalah suatu naluri laki-laki untuk melindungi Anda di manapun Anda berada, ia selalu berusaha untuk ada di sisi Anda dan berbuat segala sesuatu yang terbaik untuk membahagiakan Anda.

Bagi Anda mungkin suatu hal yang klise, dan tak penting. Namun bagi si dia niatnya adalah tulus benar-benar mencintai dan memberi perhatian kepada Anda. Tak hanya sekedar status sebagai pasangan belaka.[break]

6. Dia membiarkan Anda membuka dan membaca pesan di ponsel pribadinya
Tak ada hal kecilpun yang ingin ia sembunyikan dari Anda, bahkan ponsel pribadinya atau dompetnya pun ia tak keberatan Anda tahu. Pria adalah sosok yang tak terlalu suka urusan pribadinya dicampuri, namun dengan rela ia membiarkan Anda tahu segala sesuatu tentang dirinya.

Hmm... sepertinya Anda memang benar-benar menjadi bagian hidupnya, masihkah Anda ragu?:)